Tuesday, February 16, 2016
Wednesday, December 16, 2015
Open House Akhir Tahun 2015
Kunjungilah Open House Akhir Tahun 2015
di CitraLand Kendari tanggal 19 dan 27 Desember mulai pukul 13.0p s.d. 18.00 di Taman Koi Blue Stone Cluster!!!
Dapatkan promo Free Biaya BPHTB,AJB dan hadiah elektronik selama open house berlangsung!!
Contact person : 0811 4008189 (Fikar)
Tuesday, July 7, 2015
Pelonggaran LTV , DP Rumah Pertama Jadi Lebih Ringan
Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) akhirnya menerbitkan aturan pelonggaran kredit kepemilikan rumah (Loan to Value atau LTV). Aturan tersebut seperti tertuang dalam PBI Nomor 17/10/PBI/2015, di mana ketentuan pembayaranDown Payment (DP) rumah kini menjadi lebih ringan.
Adanya aturan tersebut, BI berharap bisa membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam memenuhi kebutuhan riil (rumah pertama) untuk tempat tinggal.
"Kebijakan LTV ini diarahkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam memenuhi kebutuhan riil untuk tempat tinggal di tengah ekonomi yang melambat," ujar Direktur Departemen Kebijakan Makroprudential Yati Kurniati di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2015).
Dirinya menambahkan, sebelumnya kewajiban DP kepemilikan rumah I adalah sebesar 30 persen dari harga rumah, sedangkan sekarang diturunkan menjadi hanya 20 persen. Sementara sisanya sebesar 80 persen akan dibiayai oleh perbankan.
Akan tetapi, untuk kepemilikan rumah ke II besaran DP-nya adalah 30 persen dan untuk kepemilikan rumah ke III DP menjadi 40 persen. Selain rumah, aturan tersebut juga berlaku untuk kepemilikan rumah susun yang juga menjadi 20 persen dari sebelumnya 30 persen.
Sementara untuk perbankan syariah, aturan DP untuk kepemilikan rumah syariah I juga lebih rendah lagi dengan 15 persen dari yang sebelumnya sebesar 20 persen. "Selain itu, pada bank syariah untuk kepemilikan rumah kedua diharuskan memberikan DP 25 persen dan untuk kepemilikan rumah ke III DP sebesar 35 persen," lanjut dia.
Sedangkan tata cara penilaian agunan, total kredit atau pembiayaan sampai dengan Rp5 miliar didasarkan pada taksiran yang dilakukan oleh penilai intern bank atau penilai independen. "Sedangkan untuk total kredit atau pembiayaan di atas Rp5 miliar didasarkan pada taksiran yang dilakukan oleh penilai independen," pungkasnya.
Dikutip dari : MetroNews 25 Juni 2015
Adanya aturan tersebut, BI berharap bisa membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam memenuhi kebutuhan riil (rumah pertama) untuk tempat tinggal.
"Kebijakan LTV ini diarahkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam memenuhi kebutuhan riil untuk tempat tinggal di tengah ekonomi yang melambat," ujar Direktur Departemen Kebijakan Makroprudential Yati Kurniati di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2015).
Dirinya menambahkan, sebelumnya kewajiban DP kepemilikan rumah I adalah sebesar 30 persen dari harga rumah, sedangkan sekarang diturunkan menjadi hanya 20 persen. Sementara sisanya sebesar 80 persen akan dibiayai oleh perbankan.
Akan tetapi, untuk kepemilikan rumah ke II besaran DP-nya adalah 30 persen dan untuk kepemilikan rumah ke III DP menjadi 40 persen. Selain rumah, aturan tersebut juga berlaku untuk kepemilikan rumah susun yang juga menjadi 20 persen dari sebelumnya 30 persen.
Sementara untuk perbankan syariah, aturan DP untuk kepemilikan rumah syariah I juga lebih rendah lagi dengan 15 persen dari yang sebelumnya sebesar 20 persen. "Selain itu, pada bank syariah untuk kepemilikan rumah kedua diharuskan memberikan DP 25 persen dan untuk kepemilikan rumah ke III DP sebesar 35 persen," lanjut dia.
Sedangkan tata cara penilaian agunan, total kredit atau pembiayaan sampai dengan Rp5 miliar didasarkan pada taksiran yang dilakukan oleh penilai intern bank atau penilai independen. "Sedangkan untuk total kredit atau pembiayaan di atas Rp5 miliar didasarkan pada taksiran yang dilakukan oleh penilai independen," pungkasnya.
Dikutip dari : MetroNews 25 Juni 2015
Thursday, June 18, 2015
Mungkinkah Harga Properti Turun Saat Ekonomi Tak Pasti?
JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah ketidakpastian ekonomi seperti saat ini, banyak yang berharap harga barang-barang konsumsi, seperti properti khususnya rumah, turun.
Mungkinkah hal itu terjadi?
Sebelumnya, para pengamat kerap mengatakan, harga properti tak akan pernah turun, meskipun dalam situasi krisis. Mereka meyakinkan, yang terjadi adalah pertumbuhan harga menipis. Sementara nilai propertinya selalu naik.
"Namun, melihat kondisi sekarang, penurunan atau koreksi harga benar terjadi. Terutama di pasar seken (sekunder)," ujar Prinsipal LI Realty, Ali Hanafia kepada Kompas.com, Selasa (16/6/2015).
Ali kemudian mencontohkan, harga rumah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dua tahun lalu sekitar Rp 60 juta per meter persegi. Awal 2015 tiba-tiba melesat jadi Rp 135 juta per meter persegi. Karena transaksi di pasar seken sepi, harganya pun terkoreksi menjadi sekitar Rp 80 juta per meter persegi.
Harga setinggi Rp 135 juta per meter persegi, dianggap Ali sudah tidak normal. Dia pun mempertanyakan siapa yang mau membeli? Terlebih dalam situasi krisis seperti saat ini. Investor sekalipun yang fulusnya banyak, justru memilih sikap menunggu hingga harga jatuh.
Karena itu, imbuh Ali, harga rumah di Menteng sekarang terkoreksi menjadi hanya sekitar Rp 80 juta per meter persegi atau kembali kepada keadaan normal. Itu pun masih susah menjualnya.
Demikian halnya di Kelapa Gading. Per akhir 2014, harga sudah tembus Rp 70 juta per meter persegi. Sekarang transaksi berkurang, dan harga terkoreksi menjadi hanya Rp 40 juta-Rp 50 juta per meter persegi.
Fenomena serupa juga terjadi di daerah seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan serta kota-kota lainnya. Ini dimungkinkan karena Jakarta, kata Ali, sampai saat ini masih menjadi barometer yang memengaruhi tren pasar properti daerah.
"Jika transaksi di pasar seken sepi, akan sangat memengaruhi transaksi di pasar primer. Hal ini harus diwaspadai pengembang," tandas Ali.
Meski begitu, Ali menekankan, turun tidaknya harga properti sangat bergantung pada kondisi pasokan dan permintaan di sebuah kawasan. Jika permintaan tinggi namun penawaran terbatas, harga tentu tidak akan jatuh.
"Tapi sekarang, melemahnya ekonomi dan kebijakan pemerintah yang tidak jelas justru membuat semua kawasan "menderita", pengembang pun susah jualan," sebut Ali.
Alhasil, banyak pengembang yang kemudian menerapkan strategi mengurangi marjin keuntungan. Seperti yang diungkapkan Ketua DPD REI Batam, Djaja Roeslim. Menurut dia, untuk tetap berproduksi dan bisa meraup penjualan, para pengembang di Batam mengurangi marjin keuntungan hingga hanya 10 persen.
"Menurunkan harga tidak mungkin, karena ongkos produksi sudah sangat tinggi terkait kenaikan material bangunan 10 persen akibat nilai tukar Rupiah yang terus bergejolak," tutur Djaja.
Sementara di Jakarta, menurut CEO Leads Property Indonesia, ada pengembang yang menawarkan residensial premium di dekat kawasancentral business district (CBD) dengan kemudahan pembayaran berupa cicilan hingga 120 bulan tanpa bunga.
"Mereka terpaksa melakukan itu agar tetap bisa mencetak penjualan. Pasalnya, transaksi properti seken di kawasan CBD juga turun 15 persen," buka Hendra.
Tendensi penurunan transaksi di pasar seken, lanjut Hendra, sejatinya sudah terjadi sejak akhir 2014. Hal itu terus berlanjut hingga sekarang.
Bahkan, Ali memprediksi kejatuhan akan terus terjadi sampai tahun depan. Pasalnya, Ali melihat Pemerintah Joko Widodo belum menunjukkan tanda-tanda memperbaiki ekonomi terutama sektor konsumsi. Sementara properti, termasuk barang konsumsi.
"Sebaliknya, Pemerintah sekarang justru mengejar-ngejar konsumen dengan pajak tinggi. Ini dampaknya bisa negatif sekali," tutup Ali.
Disadur dari : Kompas.com, Selasa 16 Juni 2015
Mungkinkah hal itu terjadi?
Sebelumnya, para pengamat kerap mengatakan, harga properti tak akan pernah turun, meskipun dalam situasi krisis. Mereka meyakinkan, yang terjadi adalah pertumbuhan harga menipis. Sementara nilai propertinya selalu naik.
"Namun, melihat kondisi sekarang, penurunan atau koreksi harga benar terjadi. Terutama di pasar seken (sekunder)," ujar Prinsipal LI Realty, Ali Hanafia kepada Kompas.com, Selasa (16/6/2015).
Ali kemudian mencontohkan, harga rumah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dua tahun lalu sekitar Rp 60 juta per meter persegi. Awal 2015 tiba-tiba melesat jadi Rp 135 juta per meter persegi. Karena transaksi di pasar seken sepi, harganya pun terkoreksi menjadi sekitar Rp 80 juta per meter persegi.
Harga setinggi Rp 135 juta per meter persegi, dianggap Ali sudah tidak normal. Dia pun mempertanyakan siapa yang mau membeli? Terlebih dalam situasi krisis seperti saat ini. Investor sekalipun yang fulusnya banyak, justru memilih sikap menunggu hingga harga jatuh.
Karena itu, imbuh Ali, harga rumah di Menteng sekarang terkoreksi menjadi hanya sekitar Rp 80 juta per meter persegi atau kembali kepada keadaan normal. Itu pun masih susah menjualnya.
Demikian halnya di Kelapa Gading. Per akhir 2014, harga sudah tembus Rp 70 juta per meter persegi. Sekarang transaksi berkurang, dan harga terkoreksi menjadi hanya Rp 40 juta-Rp 50 juta per meter persegi.
Fenomena serupa juga terjadi di daerah seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan serta kota-kota lainnya. Ini dimungkinkan karena Jakarta, kata Ali, sampai saat ini masih menjadi barometer yang memengaruhi tren pasar properti daerah.
"Jika transaksi di pasar seken sepi, akan sangat memengaruhi transaksi di pasar primer. Hal ini harus diwaspadai pengembang," tandas Ali.
Meski begitu, Ali menekankan, turun tidaknya harga properti sangat bergantung pada kondisi pasokan dan permintaan di sebuah kawasan. Jika permintaan tinggi namun penawaran terbatas, harga tentu tidak akan jatuh.
"Tapi sekarang, melemahnya ekonomi dan kebijakan pemerintah yang tidak jelas justru membuat semua kawasan "menderita", pengembang pun susah jualan," sebut Ali.
Alhasil, banyak pengembang yang kemudian menerapkan strategi mengurangi marjin keuntungan. Seperti yang diungkapkan Ketua DPD REI Batam, Djaja Roeslim. Menurut dia, untuk tetap berproduksi dan bisa meraup penjualan, para pengembang di Batam mengurangi marjin keuntungan hingga hanya 10 persen.
"Menurunkan harga tidak mungkin, karena ongkos produksi sudah sangat tinggi terkait kenaikan material bangunan 10 persen akibat nilai tukar Rupiah yang terus bergejolak," tutur Djaja.
Sementara di Jakarta, menurut CEO Leads Property Indonesia, ada pengembang yang menawarkan residensial premium di dekat kawasancentral business district (CBD) dengan kemudahan pembayaran berupa cicilan hingga 120 bulan tanpa bunga.
"Mereka terpaksa melakukan itu agar tetap bisa mencetak penjualan. Pasalnya, transaksi properti seken di kawasan CBD juga turun 15 persen," buka Hendra.
Tendensi penurunan transaksi di pasar seken, lanjut Hendra, sejatinya sudah terjadi sejak akhir 2014. Hal itu terus berlanjut hingga sekarang.
Bahkan, Ali memprediksi kejatuhan akan terus terjadi sampai tahun depan. Pasalnya, Ali melihat Pemerintah Joko Widodo belum menunjukkan tanda-tanda memperbaiki ekonomi terutama sektor konsumsi. Sementara properti, termasuk barang konsumsi.
"Sebaliknya, Pemerintah sekarang justru mengejar-ngejar konsumen dengan pajak tinggi. Ini dampaknya bisa negatif sekali," tutup Ali.
Disadur dari : Kompas.com, Selasa 16 Juni 2015
Tuesday, April 14, 2015
Citraland Kendari Presents, Marketing Promotion in April 2015, activities involve :
1. Open House Unit every Saturday, 12th . 19th, and 26th April 2015,
14.00 - 17.00 pm @ Grand Viena and Neo Victoria's show unit.
2. Marketing Roadshow with Bank Mandiri, 21th of April - 24th of April April 2015 in Bau - Bau.
3. Business Lunch with Bank Panin, 30th of April 2015
4. Get a free Television or Air Conditioner for any unit purchasement only in April 2015.
5. Promo valid until 30th of April 2015, Terms and Conditions applied.
For further detail information please contact our House Advisor : 0811 4008189 (Fikar)
1. Open House Unit every Saturday, 12th . 19th, and 26th April 2015,
14.00 - 17.00 pm @ Grand Viena and Neo Victoria's show unit.
2. Marketing Roadshow with Bank Mandiri, 21th of April - 24th of April April 2015 in Bau - Bau.
3. Business Lunch with Bank Panin, 30th of April 2015
4. Get a free Television or Air Conditioner for any unit purchasement only in April 2015.
5. Promo valid until 30th of April 2015, Terms and Conditions applied.
For further detail information please contact our House Advisor : 0811 4008189 (Fikar)
Tuesday, February 17, 2015
Tuesday, February 3, 2015
Promo Februari 2015
Attention!
Dear Customer Citraland Kendari,
Dapatkan promo khusus untuk pembelian unit Rumah stock dan Ruko stock di Citraland Kendari di bulan Februari 2015!!
Event Citraland Kendari di 2015 :
* Business Luch Customer Prioritas Mandiri @ Sunachi Restaurant, Grand Clarion Hotel Kendari
5 Februari 2015
* Chinese New Year Eve @ Citraland Kendari yang menghadirkan atraksi barongsai 28 Februari 2015
* Roadshow Kolaka bekerjasama dengan Bank Mandiri 23 - 25 Februari 2015.
Info lebih lanjut hubungi House Advisor kami di 08114008189/ 0878 53696953 ( Fikar)
Monday, January 26, 2015
Tuesday, January 20, 2015
6 TIPS MEMBELI KAVLING
Anda berniat membeli tanah kavling untuk tujuan investasi atau dipakai sendiri? Sebelum Anda membelinya, sebaiknya Anda harus mempertimbangkan beberapa hal.
Tanah kavling merupakan beberapa bidang tanah dalam satu kawasan yang sengaja dilakukan pemecahan sertifikatnya, baik oleh perorangan maupun badan usaha yang sah. Berasal dari sertifikat induk hasil penggabungan maupun satu sertifikat induk biasa.
Sebenarnya tak ada perbedaan membeli tanah kavling dalam satu kawasan dengan membeli tanah kavling biasa bidang per-bidang milik penduduk pada umumnya. Persyaratan dan ketentuan jual belinya sama.
Asal melibatkan subyek hukum (penjual dan pembali) yang sah, objek tanahnya pun sah untuk diperjualbelikan, dan menggunakan mekanisme jual beli yang sesuai dengan ketentuan perundangan, maka transaksi jual beli tanah tersebut dianggap sah.
Berikut yang harus diperhatikan sebelum anda membeli tanah kavling, dikutip dari detik.com:
1. Cek Sertifikat Tanah
Apakah sertifikat tanah masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Jika masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), tanyakan pada pihak developer atau penjual, siapa yang akan menanggung biaya peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).
2. Periksa batas tanah kavling
Bisa saja batas tanah yang dijelaskan pihak penjual ternyata berbeda dengan yang tertulis di sertifikat. Sebagai pembeli, kita harus melihat langsung gambar batas tanah yang ada di sertifikat. Akan jadi masalah jika ternyata batas tanah yang tertulis di sertifikat berbeda dengan yang dijelaskan penjual.
3. Cari tahu asal usul tanah
Jangan beli tanah kavling bekas kuburan, bekas tempat sampah, rumah ibadah karena secara fengsui tak baik, namun yang baik adalah bekas kebun, sawah. Kalau area tersebut sudah diratakan Anda bisa mencari informasi di Kelurahan atau Kecamatan
4. Akses jalan
Periksalah akses jalan, karena akses jalan selalu menjadi kebutuhan di manapun tanah kavling akan dibeli. Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.
5. Perkembangan Lingkungan
Anda harus pintar melihat perkembangan lingkungan sekitar terutama kiri kanan yang akan menjadi tetangga nantinya. Ada kavling cepat laku tapi tidak dibangun oleh pemiliknya. Jangan sampai Anda membangun rumah tapi kiri kanan kosong dalam waktu lama, apalagi jaraknya sangat jauh, rumah anda terlihat terpencil sendirian.
6. Antisipasi bahaya sekitar
Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik tengangan tingi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara dan tepi sungai. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan fasilitas umum.
Perbedaan membeli tanah kavling yaitu dalam satu kawasan penjualnya telah merancang siteplan kawasannya secara rapi dan tertata. Membangun jalan lingkungan, menyediakan arae bakal fasum dan fasos, dan mengurus perizinannya menyerupai developer perumahan. Dengan demikian pembeli tanah kavling dimudahkan bila suatu saat membangun rumah di atas tanah tersebut.
(Dikutip dari :www.ciputraentrepreneurship.com)
Thursday, January 15, 2015
PROMO KAVLING SAMPAI DENGAN 31 JANUARI
JANGAN LEWATKAN PROMO DISKON PEMBELIAN KAVLING RUMAH DAN RUKO
BERLAKU HANYA SAMPAI 31 JANUARI 2015!!!
INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI HOUSE ADVISOR ; 0811 4008189/ 0878 53696953 (FIKAR)
Monday, December 29, 2014
Wednesday, December 3, 2014
Promo Kavling di Citraland Kendari
Selamat Pagi Saudara- Saudara!
Pada pagi yang cerah ini di akhir penghujung tahun, Citraland Kendari menghadirkan info dan promo yang luar biasa menarik!!!!!
PROMO KAVLING di CITRALAND KENDARI!!
Dapatkan harga special untuk promo kavling di Citraland Kendari sebelum launching di akhir tahun!!!
Luas kavling mulai 5 x 16 m untuk ruko dan 12 x 22 m untuk rumah!!!!
Penawaran Terbatas!!!
Info Hubungi : 0811 4008189/ 0878 53696953 (Fikar)
Pada pagi yang cerah ini di akhir penghujung tahun, Citraland Kendari menghadirkan info dan promo yang luar biasa menarik!!!!!
PROMO KAVLING di CITRALAND KENDARI!!
Dapatkan harga special untuk promo kavling di Citraland Kendari sebelum launching di akhir tahun!!!
Luas kavling mulai 5 x 16 m untuk ruko dan 12 x 22 m untuk rumah!!!!
Penawaran Terbatas!!!
Info Hubungi : 0811 4008189/ 0878 53696953 (Fikar)
Wednesday, November 26, 2014
Monday, November 10, 2014
Saturday, October 25, 2014
Open House Ruko Imperium Citraland Kendari
Come and join us
OPEN HOUSE Ruko Imperium
@Citraland Kendari starts
10am till drop
Get a new samsung for any purchasement on the event.
Details call :0811 4008189/0878 53696953
Friday, October 3, 2014
Promo Bulan Oktober 2014!!!
Dapatkan promo bebas DP (uang muka) untuk setiap pembelian unit ruko ready stock di Citraland Kendari bagi pengajuan KPR Pertama.....
Contoh ruko ready stock
Dapatkan juga promo subsidi DP (uang muka) untuk setiap pembelian unit rumah ready stock di Citraland Kendari bagi pengajuan KPR Pertama....
Contoh rumah ready stock
Syarat dan ketentuan berlaku
Info lebih lanjut hubungi : 0811 4008189/ 0878 53696953 (Fikar)
Dapatkan promo bebas DP (uang muka) untuk setiap pembelian unit ruko ready stock di Citraland Kendari bagi pengajuan KPR Pertama.....
Contoh ruko ready stock
Dapatkan juga promo subsidi DP (uang muka) untuk setiap pembelian unit rumah ready stock di Citraland Kendari bagi pengajuan KPR Pertama....
Contoh rumah ready stock
Syarat dan ketentuan berlaku
Info lebih lanjut hubungi : 0811 4008189/ 0878 53696953 (Fikar)
Tuesday, September 30, 2014
5 Cara Cerdas Beli Rumah Tanpa Menyicil ke Bank
Image by : Istimewa
Solusi pada umumnya adalah melakukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), baik dengan bunga mengambang (floating rate), maupun bunga bersifat tetap (fixed rate).
Namun, menurut Hari Putra, motivator finansial dan managing director WF 19 Technology Inc. (www.p3kcheckup.com), sebetulnya ada beberapa cara dan strategi kreatif yang dapat dilakukan agar bisa memiliki rumah tanpa harus menyicil di bank.
Hari berpendapat, yang pertama-tama harus dilakukan adalah berkenalan dengan rekan-rekan kerja yang berkecimpung di dunia real estat dan properti. Hal tersebut baik untuk kemudahan urusan dan pengetahuan seputar rumah dan tanah, beserta faktor hukum yang meliputinya.
“Dari mereka Anda juga bisa mencari tahu tipe rumah yang dikehendaki, lokasi yang Anda inginkan, serta harganya saat ini dan harga di masa depan, ketika Anda sudah menabung dan berinvestasi,” jelas Hari.
Setelah Anda tahu rumah seperti apa yang diinginkan, barulah Anda menerapkan strategi kreatif buah pemikiran Hari berikut ini:
Angel investor. Adalah orang atau institusi yang mau membantu membelikan rumah yang Anda inginkan, tanpa pamrih dan tanpa riba. Artinya, yang bersangkutan tidak mengutip penambahan uang sepersen pun, dan membantu semata-mata karena ingin mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. “Memang agak sulit di era yang serba mencari keuntungan saat ini,” aku Hari. “Tetapi, jika kita peka, selalu ada saja orang-orang seperti ini disekitar kita. Bahkan bagi mereka, semakin tidak dikenal, semakin bahagia mereka bisa membantu.”
Dengan demikian, menurut Hari, tiap bulan Anda bisa mencicil tanpa harus dibayang-bayangi rasa takut akan gagal bayar dan penyitaan rumah, seperti yang lazimnya dikhawatirkan bila menyicil lewat bank. “Yang Anda butuhkan adalah integritas pribadi untuk melunasi hutang-hutang tanpa bunga tersebut,” tegas Hari
Menabung dalam dinar emas. Jika Anda sudah tahu rumah yang dikehendaki dan harganya, yang selanjutnya harus dilakukan adalah menabung hingga mencapai harga tersebut – misalnya Rp300 juta. Tetapi masalahnya, ketika Anda sudah punya uang Rp300 juta – yang ditabung selama tiga tahun untuk membeli rumah tersebut, harga rumah tersebut membumbung menjadi lebih dari yang Anda sudah tabung. Dengan kata lain, sampai kapanpun Anda tidak bisa memiliki rumah idaman tersebut.
Solusinya, menurut Hari, adalah dengan menabung dalam bentuk koin dinar emas atau emas dalam bentuk koin yang beratnya 4,25 gram. Jika dahulu, di abad ke-7 Masehi, satu koin dinar emas bisa membeli seekor kambing, hari ini dengan jumlah koin dinar emas yang sama masih dapat membeli sekor kambing terbaik. “Ini berarti selama kurun waktu 14 abad tidak ada inflasi,” jelas Hari.
Sehingga, misalnya Anda punya 148 koin dinar emas, di mana daya beli satu koin dinar emas per 5 Agustus 2013 Masehi adalah Rp 2.030.000,- (menurut www.wakalanusantara.com) maka rumah seharga Rp300 juta yang dalam tiga tahun mengalami kenaikan cukup signifikan, akan tetap kita bisa beli, bahkan malah ada sisa untuk bisa membeli perabotan lainnya.
Caranya, setelah terkumpul 148 koin dinar emas, cari rumah yang pemiliknya mau dibayar dengan menggunakan koin dinar emas tersebut.
Investasi di sektor riil. “Jika hari ini Anda terbiasa hidup dengan investasi pasar finansial atau paper asset, dengan kemungkinan pertumbuhannya antara 15-30 persen per tahun, kenapa tidak mencoba untuk berbisnis di sektor riil dengan menjual produk halal yang sedang digemari masyarakat?” tantang Hari.
Hari menjelaskan bahwa dengan menjadi distributor yang memiliki banyak jaringan agen, dan semakin banyak agen yang bekerja untuk Anda, maka semakin banyak keuntungan yang Anda dapatkan sehingga bisa kelak membeli rumah idaman Anda.
Agen properti. Dengan semakin banyaknya kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian pesat, kebutuhan akan rumah juga semakin urgent. “Otomatis, permintaan akan penjual rumah terorganisir atau Agen Properti, juga meningkat,” ungkap Hari.
Ini bisa jadi cara yang kreatif namun butuh kegigihan untuk bisa mendapatkan komisi yang berkisar 1-3% dari harga jual rumah, yang jika terus dilakukan, bisa membeli rumah idaman Anda.
Sweat equity developer. Tidak banyak yang menekuni profesi di bidang developer. Selain karena perlu waktu untuk memahami alur kerjanya hingga dapat menghasilkan, juga tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan sweat equity developer alias pengembang modal dengkul, menurut Hari Anda bisa memiliki rumah idaman.
“Caranya, Anda mengumpulkan dua jenis pemilik, yaitu pemilik lahan dan pemilik uang, yang kelak Anda gunakan untuk biaya operasional kantor dan biaya promosi seadanya,” jelas Hari. “Lalu buat kesepakatan, jika Anda bisa mendapatkan pembeli – tentu dengan support si pemodal – maka salah satu rumah yang akan dibangun adalah milik Anda.”
Memang butuh waktu minimal dua tahun untuk bisa merealisasikannya, paling tidak selama kurun waktu tersebut, Anda semakin mahir dalam bidang properti.
Selamat mencari rumah! (Antono Purnomo)
(Dikutip dari Reader Digest)
Sunday, September 14, 2014
Citraland Kendari menghadirkan Open House pada :
Hari / Tanggal : Minggu, 21 September 2014
Lokasi : Kawasan Spazia Non Food Citraland Kendari
Waktu : jam 11.00 - selesai
Acara meliputi Modification Car Photo Contest & Photograpy Contest!!!
Dapatkan hadiah menarik dan promo untuk pembelian unit dari Citraland Kendari selama Open House berlangsung!!
Info lebih lanjut hubungi : Fikar 0811 4008189/0878 53696953
Hari / Tanggal : Minggu, 21 September 2014
Lokasi : Kawasan Spazia Non Food Citraland Kendari
Waktu : jam 11.00 - selesai
Acara meliputi Modification Car Photo Contest & Photograpy Contest!!!
Dapatkan hadiah menarik dan promo untuk pembelian unit dari Citraland Kendari selama Open House berlangsung!!
Info lebih lanjut hubungi : Fikar 0811 4008189/0878 53696953
Subscribe to:
Posts (Atom)


.jpg)




